Perawatan Jam Mekanik

PERAWATAN BERKALA JAM/ARLOJI MEKANIS

Sejak menyenangi arloji mekanis sekitar tahun 1998 Saya mencari beberapa artikel tentang arloji yang satu ini, baik brands atau merk-merknya berasal dari Negara mana dan lain sebagainya. Dan setelah Saya mempunyai beberapa arloji mekanis itu saya coba cari artikel tentang perawatan dan penyimpanan yang baik maklum jam atau arloji mekanis ini kebanyakan koleksi tahun 50-80 an jam termasuk tua perlu perawatan khusus, terlebih jam ini lain dengan jam jenis quartz paling kalau mati cukup di ganti baterainya sudah bisa hidup lagi. Jam mekanis ini baik automatic movement atau manual windding merupakan jam yang terdiri part-part yang saling berhubungan dan berputar layaknya mesin motor atau mobil maka perlu perawatan secara berkala adapun perawatan berkala itu antara lain :

  1. Lubrican/minyak mesin
  2. Cuci casing dan rantai
  3. Sinkroni ketepatan
  4. Sesekali dipakai setelah disimpan

Berdasarkan penggalaman dan keterbatasan Saya satu persatu akan Saya bahas mengenai perawatan berkala arloji mekanis ini.

1. Lubrican/minyak mesin

Seperti Saya ungkapkan tadi jam mekanis ini terdiri dari part-part yang berhubungan dan saling berputar atau dengan kata lain jam mesin, seperti mesin lainnya seperti mesin motor, mobil dan lain sebagainya perlu perawatan berkala contohnya motor berapa kilo meter perlu ganti oli, di bersihkan karbunya begitu juga dengan jam mekanis ini juga perlu di kasih minyak dibersihkan beberapa bagian agar gerakan roda-roda mesinnya berjalan dengan baik.

Tetapi tidak seperti mesin motor atau mobil jam mekanis ini ada minyak khusus untuk melumasi mesinnya banyangkan saja roda-roda jam ini berputar sepanjang hari bertahun-tahun untuk itu bagian tertentu harus dikasih minyak untuk memperlanjar gerakan dan juga untuk mengurangi aus pada part karena partnya sangat kecil membersih dan melumasi mesinnya harus dilakukan orang yang ahli Saya sendiri punya langganan yang Saya percaya untuk servis jam ini beliau mangkal di pasar tetapi di rumahnya beliau juga bisa melakukan pekerjaanya namanya Bapak Ali beliau dapat ilmu servis jam mekanis dia dapat dari (alm) Ayahnya,

periode pelumasan untuk arloji tua antik bervariatif tergantung pemakaian sebaiknya jangan tunggu sampai arloji itu mati tetapi jika arloji tersebut jarang dipakai dan lebih lama disimpan pelumasan ini bisa dilakukan sekitar 2 (Dua) tahun sekali agar mesin arloji kesayangan anda tetap awet dan berjalan normal.

2. Cuci casing dan rantai

Jangan sepelekan cuci casing dan rantai terlebih untuk cuci rantai, apalagi jam itu sering kita pakai walaupun rantai itu terbuat dari bahan stainless steel atau bahan berkualitas lainnya tetapi terkadang pada rantai terdapat sambungan rantai yang kecil nah sambungan rantai ini yg terkadang keropos karena sering terkena air keringat. Seperti kita ketahui keringat kita mengandung Na atau garam yg lambat laun bisa membuat rantai itu berkarat, keropos yang akhir rantai itu putus. Pencucian ini tergantung pemakaian tetapi disaran sesering mungkin jangan tunggu kelihatan kotor baru dicuci memang kelihatan rantainya mengkilat tetapi sambungan rantainya keropos kalau sampai putus sangat sayang karena anda harus mencari ganti yang belum tentu dapat yang orisinil dan cocok.

Sebenarnya pencucian rantai ini sangat mudah dengan peralatan dan perlengkapan yang sangat mudah kita dapat adapun peralatan untuk cuci rantai antara lain : (1) pasta gigi, (2) sikat gigi, (3) air bersih, (4) lap kering lembut dan bersih.

Cuci rantai dengan pasta gigi lebih mantap lagi rantai dilepas agar hasilnya memuaskah sikat perlahan-lahan sesekali sikat dicelupkan ke air setelah bersih lap hingga kering. Setelah kering agar rantai terlihat mengkilat dan untuk merawat sebaiknya di kasih metal polish dan di lap dengan lap kering hingga hasil yang diinginkan.

3. Sinkroni ketepatan

Memang masih dalam perdebatan masalah keakuratan jam mekanis tua ini ada yang bilang gak masalah atau masih toleransi kalau jam ini telat 1-5 menit sehari tapi ada juga yang menyukai jam ini agar akurat. Toleransi atau tidak toleransi masalah keakuratan ini tentunya jam mekanis antik kita ini perlu dilakukan sinkroni ketepatan mengunakan alat bantu stop wacth dan yang sejenisnya untuk mengetahui saat itu juga atau cara paling sederhana kita pakai jam itu dan bandingkan dengan jam HP lihat hari berikutnya cocok atau akurat, terlambat atau malah kecepetan. Jika selisih waktu jam mekanis ini terlalu ekstrem sebaiknya dibawa ke orang yang ahli untuk mengetahui penyebabnya.

4. Sesekali dipakai setelah disimpan

Jam mekanis memang sangat asik untuk digemari, kita pakai jam ini tetap hidup begitu kita simpan (sleep) dia mati tergantung lama bertahan berputarnya atau power reserve tidak seperti jam quartz jika disimpan dalam keadaan hidup akan tetap hidup sampai baterainya habis baru mati. Untuk itu jam mekanis ini juga perlu perlakuan khusus jika memang jam mekanis ini tidak dipakai sehari-hari sebaik jam ini dipakai minimal 1 (satu) bulan sekali untuk setiap tahunnya. Kecuali kita punya alat manuver jam yang berfungsi menggerakan jam agar posisi automatic mengisi dan jam tetap terjaga perputaran mesinnya tetapi ini hanya berlaku untuk jam mekanis yang automatic.


Terima kasih sudah berkunjung….dan looking2…

Salam-jamkesayangan.


6 Comments

  1. Rian Dwi Cahyo said,

    October 11, 2010 at 6:11 am

    Salam Kenal, saya mulai menggemari arloji ( terutama mekanik ) mulai 1 tahun yg lalu, sebagai pemula saya kepingin memiliki jam mekanis merk Orient GMT ( Diver ) Diameter 4,6 cm, kira kira ada yg tahu berapa harga merk dan tipe ini ?? mohon pencerahannya, terima kasih.

  2. Kwardianto said,

    August 14, 2011 at 3:01 pm

    Jam tua yg sudah tdk water resist bisa diwater resistkan lagi gak ya bro? Agak berembun jam ane, kalau dib irain bisa bahay ya?

  3. robbane said,

    December 25, 2011 at 11:00 am

    boleh minta nama toko atau tempat pak ali buka sevice jam gk mas, soalnya saya mau service jam tangan kuno punya saya merk Rolex, kbetulan saya brdomisili di bandar lampung.. tks

    • January 31, 2012 at 2:41 pm

      Pak Ali mangkal di depan Ramayana Bandar Lampung tanya aja pasti tau…

  4. anjar said,

    June 28, 2013 at 2:08 pm

    mas mau tanya ni…kalo dicuci bukan tambah karatan ga?

    • July 25, 2013 at 3:56 am

      pak Anjar..terima kasih telah berkunjung, dicuci tidak tambah karatan kuncinya harus dikeringkan dahulu sebelum di simpan, dikasih alkohol atau digosok menggunakan zat polish…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: